Selasa, 02 Maret 2010

JAUHI SIFAT DENGKI

Dengki dalam bahasa agama disebut HASAD. Arti hasad atau dengki ialah apabila seseorang merasa sempit hati, serta kurang senang, melihat orang lain memperoleh nikmat / karunia dari Allah SWT, baik dalam urusan agama ataupun dunia, serta mengharapkan hilangnya nikmat dari orang tersebut, senang melihat orang lain susah, tidak mempunyai rahmat dan belas kasihan serta suka berprasangka buruk terhadap orang lain. Semua itu ialah sifat-sifat yang membinasakan.

Allah SWT telah memerintahkan Rasulullah SAW agar senantiasa berlindung dari sifat dengki. Dalam surat Al-Falaq ayat 5, ALLAH berfirman:

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

WA MIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASAD
“Dan dari kejahatan pendengki, apabila ia mendengki”

Rasulullah SAW pun bersabda:

إيَّاكُمْ وَ الْحَسَدَ , فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلَ الْحَسَنَاتِ , كَمَا تَأْكُلَ النَّارُ الحَطَبَ

“Jauhilah diri kalian dari sifat dengki, karena sesungguhnya dengki itu memakan (pahala) kebajikan sebagaimana api membakar kayu”

Dalam sabdanya yang lain Rasulullah SAW berpesan:

لاَ تَجْتَمِعُ فِي خَوْفِ عَبْدٍ , اَلْإيْمَانُ وَالْحَسَدُ

“Tidak akan berkumpul di dalam batin seorang hamba itu iman dan dengki”

Hadist ini amat berat. Dari hadist ini dapat kita pahami bahwa orang beriman tidak akan memiliki sifat dengki. Jika ia mempunyai sifat dengki, berarti ia belum beriman (belum sempurna imannya).

Orang yang mendengki hendaknya melawan perasaan hatinya dengan memuji orang yang didengki, serta memuliakan dan membantunya. Ini adalah cara yang paling mujarab untuk menghilangkan perasaan dengki.

Lukman Al-Hakim berpesan kepada anaknya:

“Wahai anakku, waspadalah dari sifat dengki, karena ia merusak agama dan melemahkan jiwa serta menimbulkan penyesalan. Wahai anakku, tiada bencana yang lebih berat penderitaannya daripada kesombongan. Tiada kesedihan yang lebih menyusahkan penderitaannya daripada kedengkian.”

Itulah sebagian dari penyakit hati yang harus kita waspadai dan kita jauhi. Semoga ALLAH SWT mengampuni dosa–dosa kita, serta membersihkan jasmani, hati dan rohani kita. Amin.

----------------------------

Oleh: Azharul Fuad
(Kuliah Tujuh Menit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar